Jasa Konsultasi: Pembacaan Kartu Tarot
Banyak orang mengenal tarot sebagai kartu untuk melihat masa depan.
Datang kepada seorang tarot reader, lalu bertanya:
“Bagaimana hubungan saya ke depannya?”,
“Apakah dia akan kembali?”,
“Bagaimana karier saya?”
Itu bukan sesuatu yang keliru. Namun bagi saya, tarot memiliki wilayah yang jauh lebih luas daripada sekadar mencoba melihat apa yang akan terjadi besok, bulan depan, atau beberapa tahun lagi.
Ada pertanyaan yang justru lebih menarik:
Apa yang sebenarnya sedang terjadi di dalam diri Anda?
Karena sering kali kita sendiri tidak mempunyai akses penuh terhadap jawaban tersebut.
Kita membawa pengalaman masa lalu, ingatan, emosi, keinginan, ketakutan, dan berbagai hal lain yang membentuk diri kita. Sebagian dapat kita sadari dengan jelas. Sebagian lainnya hanya terasa sebagai intuisi, dorongan, keraguan, atau pola yang terus berulang.
Bagi saya, 78 kartu Tarot dapat menjadi pintu atau portal antara alam sadar dan alam bawah sadar.
Bukan berarti kartu tersebut menciptakan jawaban.
Jawabannya bisa saja sudah ada di dalam diri Anda. Tarot menjadi salah satu medium yang digunakan untuk membukanya.
Itulah yang menjadi salah satu dasar saya dalam melayani konsultasi tarot di Indo Spiritual Center.
Apa Itu Konsultasi Tarot?
Konsultasi tarot adalah proses pembacaan menggunakan 78 kartu Tarot untuk mengeksplorasi persoalan yang sedang dihadapi seseorang.
Namun ada perbedaan antara sekadar mengetahui arti kartu dan melakukan konsultasi.
Saya tidak melihat kartu Tarot sebagai kartu yang mempunyai satu arti mati untuk setiap keadaan.
Sebuah kartu dapat berbicara berbeda tergantung pertanyaannya, siapa yang membawa pertanyaan tersebut, kartu apa yang muncul di sekitarnya, dan bagaimana keseluruhan pola pembacaan terbentuk.
Karena itu, konsultasi bukan sekadar membuka kartu lalu mencocokkannya dengan arti yang ada di buku.
Ada proses channeling.
Ada proses merasakan.
Ada proses menghubungkan simbol dengan persoalan yang sedang dibawa oleh klien.
Dalam metode yang saya gunakan, proses tersebut juga berkaitan dengan konsep channeling melalui Sahasrara Chakra antara saya dan klien.
Konsepnya sederhana untuk dipahami, meskipun praktiknya tentu tidak sesederhana menjelaskannya dalam beberapa kalimat.
Saya memposisikan Sahasrara Chakra sebagai titik channeling dalam proses konsultasi. Tujuannya adalah membangun koneksi spiritual antara saya dan orang yang sedang berkonsultasi sehingga pembacaan tidak dilakukan secara terlepas dari kondisi klien.
Dengan kata lain, saya tidak hanya membaca kartunya.
Saya membaca kartu dalam hubungan dengan orang yang sedang membawa pertanyaan tersebut.
Bagaimana Tarot Digunakan dalam Konsultasi?
Ada 78 kartu dalam Tarot.
Tetapi yang dibaca bukan hanya satu kartu.
Kartu-kartu tersebut membentuk pola ketika ditebar dan disusun. Dari sana, simbol, posisi, kombinasi, serta hubungan antarkartu menjadi bagian dari pembacaan.
Di dalam sesi, pertanyaan klien menjadi sangat penting.
Misalnya seseorang bertanya tentang hubungan.
Pertanyaannya bisa saja:
“Apakah dia mencintai saya?”
Tetapi saya biasanya lebih tertarik menggali apa yang sebenarnya ingin diketahui di balik pertanyaan tersebut.
Apakah dia ingin memahami perasaan orang tersebut?
Apakah dia ingin tahu mengapa hubungannya berubah?
Apakah dia sedang mempertimbangkan untuk bertahan atau pergi?
Atau sebenarnya dia sedang berusaha memahami dirinya sendiri?
Semakin jelas persoalannya, semakin mudah pembacaan diarahkan.
Di sinilah tarot menjadi menarik.
Kartu memberikan simbol. Pertanyaan memberikan arah. Konteks klien memberikan cerita.
Ketiganya bertemu dalam proses pembacaan.
Bagaimana Proses Channeling dalam Konsultasi Tarot Agy Yudhistira?
Ini merupakan bagian yang cukup khas dari metode konsultasi yang saya gunakan.
Saya menggunakan konsep channeling melalui Sahasrara Chakra sebagai bagian dari proses pembacaan antara saya dan klien.
Bagi saya, konsultasi tarot bukan hubungan satu arah antara reader dengan kartu.
Ada hubungan antara saya, klien, pertanyaan yang dibawa, dan medium yang digunakan dalam pembacaan.
Pada pertemuan langsung, prosesnya dapat dilakukan melalui interaksi langsung dengan deck Tarot yang digunakan dalam sesi.
Deck tersebut saya kondisikan terlebih dahulu sebagai vessel atau wadah energi.
Setelah itu, kartu dikocok langsung oleh klien.
Kenapa klien yang mengocok?
Karena yang ingin kita baca adalah persoalan klien.
Dalam proses tersebut, klien menjadi bagian langsung dari pembacaan. Kartu yang berada di tangan klien dikocok dengan proses yang sudah diarahkan, sehingga dalam perspektif metode ini, deck menjadi medium yang memuat keterhubungan dengan energi orang yang sedang berkonsultasi.
Setelah pengocokan selesai, masuk ke tahap pemilihan kartu.
Pada sesi pertemuan langsung, klien memilih sendiri kartu yang akan digunakan untuk menjawab pertanyaannya.
Jadi bukan saya yang menentukan kartu mana yang harus dipilih.
Klien yang memilih.
Saya kemudian membaca kartu tersebut dan menghubungkannya dengan pertanyaan yang sedang diajukan.
Proses ini terus berkembang seiring pertanyaan berikutnya.
Satu pertanyaan dapat membuka pertanyaan lain.
Satu kartu dapat membuka sebuah pembahasan yang sebelumnya tidak terpikirkan.
Dan dari sanalah konsultasi berlangsung.
Bagaimana Konsultasi Tarot Online Dilakukan?
Pertanyaan yang sering muncul adalah:
“Kalau konsultasinya online dan kita tidak berada di tempat yang sama, bagaimana prosesnya?”
Untuk konsultasi jarak jauh, metode yang saya gunakan memang berbeda pada bagian teknisnya.
Deck Tarot tetap berada bersama saya.
Saya sendiri yang melakukan proses pengocokan dan penebaran atau penjejeran kartu.
Tetapi sebelum kartu ditebar, klien tetap saya pandu melakukan proses channeling.
Tidak perlu melakukan sesuatu yang rumit.
Klien cukup mengikuti panduan meditasi singkat yang saya berikan untuk membantu memusatkan perhatian dan mengarahkan fokus kepada persoalan yang ingin ditanyakan.
Setelah proses tersebut selesai, saya melakukan pembacaan kartu dari tempat saya.
Kemudian bagaimana klien memilih kartunya?
Dalam sesi tatap muka, klien dapat melihat dan memilih langsung kartu yang ingin diambil.
Sedangkan dalam sesi online, saya menggunakan metode angka.
Klien cukup memberikan saya satu angka acak antara 1 sampai 78.
Angka tersebut menjadi urutan kartu yang akan saya ambil dari susunan yang sudah saya tebar.
Misalnya klien memilih angka tertentu.
Saya mengambil kartu pada urutan tersebut dan membaca jawabannya.
Kemudian klien dapat melanjutkan dengan pertanyaan berikutnya.
Angka pilihan berikutnya akan mengikuti jumlah kartu yang masih tersedia. Artinya, rentang pilihannya akan semakin menurun seiring kartu terus dibuka.
Jadi meskipun kartunya berada di hadapan saya, proses pemilihan tetap melibatkan klien.
Perbedaannya hanya pada cara.
Tatap muka: klien memilih kartunya secara langsung.
Online: klien memilih urutannya melalui angka.
Masalah Apa yang Bisa Dibahas?
Masalah hubungan & asmara, pekerjaan, bisnis, keputusan hidup, keluarga, maupun persoalan pribadi dapat menjadi bahan pembahasan selama persoalannya dapat dirumuskan menjadi pertanyaan.
Hubungan dan percintaan
Ini mungkin salah satu tema yang paling sering membawa seseorang datang ke tarot.
Ada hubungan yang tiba-tiba berubah.
Ada seseorang yang sulit dipahami.
Ada hubungan yang menggantung.
Ada mantan yang masih terus memenuhi pikiran.
Ada pula orang yang sedang berada di persimpangan: bertahan atau melepaskan.
Dalam kasus seperti ini, konsultasi dapat diarahkan untuk membaca dinamika dan pola yang sedang terjadi.
Bukan hanya mencari jawaban “dia akan kembali atau tidak”.
Tetapi juga memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi di antara dua orang tersebut.
Karier dan pekerjaan
Karier juga dapat menjadi topik konsultasi.
Misalnya ketika Anda sedang mendapatkan tawaran pekerjaan baru tetapi ragu menerimanya.
Atau ketika sudah lama berada di pekerjaan yang sama tetapi merasa ada sesuatu yang tidak lagi cocok.
Tarot dapat digunakan untuk melihat berbagai sisi persoalan dan kemungkinan yang berkaitan dengan pilihan tersebut.
Pengambilan keputusan
Ada keputusan yang secara logika sebenarnya mudah.
Tetapi entah mengapa kita tetap tidak mampu mengambilnya.
Pada saat seperti itu, persoalannya kadang bukan kekurangan informasi.
Ada sesuatu di dalam diri kita yang belum selesai.
Konsultasi tarot dapat digunakan untuk membuka sudut pandang yang lebih luas (eagle view) dalam proses kalkulasi risk & benefit dari keputusan yang sedang kita pertimbangkan.
Contoh Pertanyaan untuk Sesi Tarot
Tidak perlu membuat pertanyaan yang terlalu rumit.
Bahkan pertanyaan yang sederhana bisa menjadi sangat dalam ketika dibaca lebih jauh.
Contohnya:
“Apa yang sebenarnya sedang terjadi dalam hubungan saya?”
“Apa yang tidak saya lihat dari persoalan ini?”
“Mengapa saya terus mengalami pola yang sama?”
“Bagaimana kecenderungan hubungan saya dengan orang ini?”
“Apa yang perlu saya pahami sebelum mengambil keputusan ini?”
“Apa yang sedang menghambat perkembangan karier saya?”
Kadang-kadang seseorang datang dengan cerita yang panjang tetapi belum tahu pertanyaan apa yang sebenarnya ingin ditanyakan.
Tidak masalah.
Kita dapat menemukan fokusnya selama proses konsultasi.
Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Sesi?
Tidak perlu belajar Tarot.
Tidak perlu menghafalkan 78 kartu.
Tidak perlu datang dengan pertanyaan yang sudah sempurna.
Yang perlu Anda bawa adalah persoalan yang memang ingin Anda pahami.
Bila Anda memiliki cerita yang panjang, sampaikan bagian-bagian yang memang relevan.
Dan jangan berpikir bahwa saya harus memberikan jawaban yang ingin Anda dengar.
Karena tujuan konsultasi bukan untuk membuat kartu mengatakan sesuatu yang sesuai dengan keinginan kita.
Tujuannya adalah melihat apa yang muncul dari proses pembacaan.
Tarot Bukan Pengganti Bantuan Profesional
Ada satu hal yang juga penting untuk saya tegaskan.
Konsultasi tarot adalah bagian dari ranah spiritual dan reflektif. Ia bukan pengganti dokter, psikolog, pengacara, konsultan keuangan, atau profesional lain yang mempunyai kompetensi khusus.
Untuk persoalan medis, kesehatan mental, hukum, keuangan, dan persoalan serius lainnya, gunakan bantuan profesional yang sesuai.
Saya juga tidak menyarankan seseorang menyerahkan seluruh keputusan hidupnya kepada kartu.
Kartu memberikan sudut pandang sebagai bahan pertimbangan yang lebih luas.
Keputusan tetap milik Anda.
Cara Memulai Konsultasi
Tidak ada ritual khusus yang harus dilakukan sebelum menghubungi saya.
Tentukan saja persoalan yang ingin Anda bahas.
Anda dapat berkonsultasi melalui chat, call, ataupun pertemuan langsung.
Untuk konsultasi bersama saya di Indo Spiritual Center, tarif per satu jam adalah:
Via Chat — Rp550.000
Via Call — Rp770.000
Meet Up — Rp1.100.000
Untuk informasi mengenai layanan konsultasi spiritual secara lebih lengkap, Anda dapat mengunjungi halaman konsultasi spiritual bersama Agy Yudhistira.
Bagi Anda yang secara khusus ingin melakukan pembacaan Tarot, sesi dapat dilakukan dengan metode yang telah saya jelaskan di atas, baik secara langsung maupun jarak jauh.
Pada pertemuan langsung, deck Tarot dikondisikan sebagai vessel, kemudian dikocok dan dipilih langsung oleh klien.
Pada sesi online, saya yang melakukan pengocokan dan penebaran kartu, sementara klien saya pandu melakukan channeling melalui meditasi singkat, kemudian memilih urutan kartu melalui angka.
Pada akhirnya, saya tidak melihat Tarot sebagai sekadar permainan menebak masa depan.
Saya melihat 78 kartu ini sebagai sebuah medium.
Sebuah pintu.
Sebuah cara untuk mengambil jarak dari persoalan yang sedang kita jalani, kemudian melihatnya dari tempat yang lebih tinggi.
Karena ada kalanya kita bukan tidak memiliki jawaban.
Kita hanya belum mampu memahaminya.
Dan mungkin, itulah alasan mengapa seseorang akhirnya memilih Tarot.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apa itu konsultasi tarot online?
Pada dasarnya, konsultasi tarot online adalah sesi pembacaan kartu jarak jauh menggunakan media komunikasi digital. Sesi ini bertujuan untuk merefleksikan situasi hidup dan mencari sudut pandang baru yang objektif.
2. Bagaimana cara kerja pemilihan kartu secara online?
Praktisi memandu Anda melakukan meditasi singkat untuk menyelaraskan energi. Selanjutnya, praktisi menebar kartu, dan Anda akan diminta memilih urutan kartu dengan menyebutkan angka acak antara 1 sampai 78.
3. Apakah tarot bisa memastikan masa depan saya 100%?
Dalam konteks ramalan, masa depan kita pandang sebagai sesuatu yang sifatnya dinamis. Saya menggunakan tarot sebagai media pembuka pintu alam bawah sadar. Kartu menunjukkan kemungkinan pola, namun keputusan dan tindakan Anda yang kelak akan membentuk masa depan.
4. Apakah kerahasiaan masalah saya terjamin?
Sangat terjamin. Kami menerapkan standar privasi yang ketat untuk klien kami.
5. Berapa biaya untuk satu sesi konsultasi?
Kami mengutamakan transparansi. Biaya sesi berdurasi 60 menit bervariasi sesuai metode: Rp550.000 (via Chat), Rp770.000 (via Panggilan Suara), dan Rp1.100.000 (Tatap Muka secara langsung).
6. Masalah apa saja yang biasanya dibahas?
Anda bisa membahas dinamika asmara yang rumit, kebimbangan arah karier, konflik tempat kerja, hingga eksplorasi trauma masa lalu yang berulang (selama tidak membutuhkan penanganan psikiater).


